Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kualitas hafalan al-Qur'an santri di Pondok Pesantren Tahfidz Qur'an Baiturrahman Kabupaten Agam yang ditandai dengan kurangnya kelancaran hafalan, ketidaktepatan dalam penerapan tajwid dan makhraj, serta lemahnya kemampuan santri dalam mempertahankan hafalan yang telah diperoleh. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui penerapan metode Tabarak yang menekankan pada penggunaan media audio murattal, pengulangan intensif, peniruan bacaan, dan muroja'ah secara terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode Tabarak dalam meningkatkan kualitas hafalan alQur'an pada santri. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Subjek penelitian ini adalah 15 orang santri putri kelas VIII. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes hafalan, dan dokumentasi dengan indikator keberhasilan meliputi kelancaran hafalan, ketepatan tajwid, ketepatan makhraj, dan kekuatan hafalan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Tabarak dapat meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur'an santri. Hal tersebut ditunjukkan oleh peningkatan ketuntasan belajar santri dari 40% pada tahap pra siklus menjadi 66,67% pada siklus I dan meningkat menjadi 86,67% pada siklus II. Selain itu, aktivitas guru dan aktivitas santri selama proses pembelajaran juga mengalami peningkatan pada setiap siklus. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Tabarak efektif dalam meningkatkan kualitas hafalan alQur'an pada santri.